Sabtu, 28 Januari 2012

Perpustakaan public domain

Di perpustakaan ini, bisa memprintkan hukum-hukum yang berlaku, putusan pengadilan, dan dokumen-dokumen publik lainnya.
Print menggunakan kertas daur ulang yang diambil dari sampah kantor kantor.
Perpustakaan bagus kalau bisa mendaur ulang kertas sendiri, dan punya mesin percetakan.
Kemudian di perpustakaan pengunjung kena charge murah setiap kali masuk,
Di perpustakaan dapat disertakan warung kopi atau cafe, dan juga perpustakaan ini dapat menerima order materi yang mau di print oleh pengunjung.

Di perpustakaan kemudian di pajang foto-foto atau iklan iklan tentang karya original sponsor. Sehingga karya-karya seni, teknologi, yang adalah kekayaan intelektual dapat disebarkan dan konsumen tahu secara langsung kepada siapa donasi atau tanda terimakasih mereka sepantasnya disalurkan.

Kamis, 19 Januari 2012

Lampu lalu lintas untuk motor

Karena sudah dibikin jalur khusus untuk motor (jalur kuning sebelah kiri) maka menurut saya diperlukan lampu lalu lintas khusus untuk motor.
Mobil di sebelah kanan yang mau berbelok ke kiri butuh motor untuk berhenti baru bisa berbelok ke kiri dengan lancar. Kalau harus menunggu motor-motor yang mau jalan lurus dan berbelok ke kanan dulu maka sedikit sekali mobil yang dapat berbelok ke kiri, dan mobil mobil yang mau lurus kalau ada di belakang mobil-mobil yang mau berbelok ke kiri harus menunggu lama, karena seharusnya kendaraan yang berjalan lurus (motor-motor di sebelah kiri) yang diutamakan terlebih dahulu.

Tapi kalau ada lampu lalu lintas khusus untuk motor maka masalah ini bisa teratasi. Motor bergantian jalan dengan mobil.

Selasa, 17 Januari 2012

New Word proposal

Want and Able = Wannable

Usage in a sentence: That guy is wannable to treat cancer
Meaning: That guy enjoys curing cancer.
Other usage: We must improve our son's wannability to study biology.

Bahasa Indonesia:

Mau dan Mampu = Maupu
Contoh Penggunaan = Pak Kades ingin meningkatkan kemaupuan rakyat untuk hidup tertib.

Rabu, 11 Januari 2012

Bank tahan Deflasi

Bank meminjamkan uang dengan pengembalian pokok disesuaikan dengan perubahan daya tukar uang / inflasi. Jadi kalau meminjam 100 sementara inflasi pada tahun saat pengembalian + 1% maka uangnya dikembalikan 101, dan kalau deflasi 1% uangnya dikembalikan 99 plus biaya jasa menyediakan likuidasinya (bunga).

Untuk Tabungan, masyarakat membuat menandatangani kontrak terlebih dahulu. Nasabah dibuatkan 2 akun, yang satu akun Tabungan yaitu akun penyimpanan uang, tidak diberi bunga dan dikenakan biaya administrasi & jasa penyimpanan. Akun selanjutnya adalah akun investasi, dimana kalau ada yang mau meminjam uang dari bank, maka uang tabungan nasabah ditransfer ke akun investasi dan kemudian dipinjamkan ke pengusaha. Akun investasi ini dapat bunga dan pokoknya dikembalikan sesuai inflasi juga (seperti di atas). Tentu saja di bank yang kuat yang banyak nasabahnya, orang dapat membuat kontrak untuk dapat mengambil uangnya dari akun investasi kapan saja.

Dengan begini nasabah dapat berpartisipasi dalam penentuan bunga juga. "Kalau saya menyediakan likuidasi buat komunitas bank ini, saya minta dibayar biaya jasa (bunga) sekian setiap periode...".

Kalau sudah banyak bank seperti ini, niscaya negara dapat membebaskan semua warga negara dari pajak, dan untuk membiayai proyek-proyek dan kebutuhannya cukup dengan memprint uang. Karena semuanya fokus untuk menciptakan deflasi, yaitu dengan cara meningkatkan penemuan / inovasi / solusi yang saling menguntungkan.

Keterbatasan di dunia ini bukanlah akan waktu, energi, ataupun uang... Melainkan keterbatasan akan solusi-solusi yang saling menguntungkan / tidak merugikan.